RSS Feed

  • Twitter
  • Digg
  • Stumble

Minggu, Februari 15, 2009

Pengalaman Magang

Aku mulai magang di DJP KPP Pratama Yogya 3 minggu yang lalu. Minggu pertama aku mencoba beradaptasi dengan lingkungan kerja, maklum ini baru pertama kalinya aku ngerasain kerja jadi masih belum ngerti lah..hehe…
Awalnya semua berjalan lancar. Tadinya aku pikir kalau susah adaptasi karena masih “anak bawang” selain itu takut senior-senior kurang suka, tapi ternyata semua welcome kok. Karena di kantor nggak Cuma dari S1 yang magang tapi dari D3 STAN dan PKL SMA juga bikin ramai kantor.

Tapi seperti aku bilang tadi, itu sih awalnya aja…Tetep aja ada sesuatu yang tersimpan. (kesannya misterius banget haha..). Aku sempat kena masalah sedikit minggu kemarin. Yang bikin shocked adalah ternyata ada yang ngomongin aku di belakang. Aku sih maklum aja, pasti ada yang pro dan kontra. Mungkin awalnya karena aku orangnya jarang basa-basi kali ya…nggak bisa tuh yang namanya ngomong-ngomong yang basa-basi gitu. (padahal di kantor 90% pegawainya orang jawa tulen yang suka ramah tamah dan basa-basi gitu lah…)

Ceritanya, sesama teman magang S1 ditanya oleh salah satu pegawai di Seksi Pelayanan ( aku ditempatkan disitu). Intinya katanya aku orangnya nggak ramah dan nggak mau mengerjakan tugas seperti yang diperintahkan. Temanku itu lalu cerita ke aku. Well, aku Cuma bisa kaget. Untungnya temanku itu sudah aku kasih penjelasan sebelum ada kejadian itu. Jadi waktu si Ibu itu nanya, temanku langsung meluruskan kabar nggak enak itu. Tapi bagaimana dengan orang lain yang udah dengar berita itu?Bisakah diluruskan lagi? Masak baru magang udah dapet imej jelek sih?

Aku sempat down, bahkan sampai telpon mama untuk curhat bagaimana sebaiknya aku bersikap. Setelah itu, waktu ngobrol dengan salah satu pegawai di tempat pelayanan PBB-namanya mas adi- aku juga cerita masalah itu( awalnya nggak mau cerita tapi akhirnya cerita juga). Untungnya dia orangnya baik dan mau kasih penjelasan soal keadaan di kantor yang memang seperti itu (apalagi dari generasi tuanya,hehe). Dia juga cerita pengalamannya kerja di awal-awal kariernya. Senang banget dapat saran-saran yang membangun. Katanya sesuatu pasti ada pro dan kontra, mau sebaik apapun hasil kerja kita. Yang penting kita tetap kerja yang baik karena yang menentukan karier kita mau seperti apa kan kita sendiri.Dan kalau ada masalah , katanya aku nggak boleh langsung down dan menghambat kerja. Santai saja..(seperti lagunya Sania)

Yah…ini bakal jadi pengalaman buat aku. Besok aku harus pasang senyum manis dan belajar basa-basi deh…(sedihnya, wajahku udah dari sononya keliatan jutek terus gimana dong L padahal aku kan nggak bermaksud begitu)
Read More ..

Minggu, Januari 11, 2009

2 Days in jakarta



Bolak-balik ke Jakarta dari tanggal 30 Desember sampai 1 Januari, lanjut lagi tanggal 6 sampai 8 januari. Udah berasa kayak orang penting aja bolak balik Jogja-Jakarta samai 2 kali dalam seminggu ini. Apa boleh buat kalau harus memenuhi prosedur dari Depkeu itu. Sebagai calon CPNS yang baik ya harus dipenuhi lah..hehe..(sombongnya..)


Kenapa sampai bolak-balik gitu ada ceritanya. Tanggal 31 Desember aku harus memenuhi jadwal daftar ulang di DitJen Pajak Jakarta. Lalu tanggal 7-8 ada Orientasi Calon CPNS di Jakarta. Tapi yang bikin hal itu nggak terlupakan adalah perjalanannya. Pertama, saat sampai di Bandara Soekarno-Hatta, waktu itu kami pesan taksi. Saat aku dan teman-teman nyebutin nama hotel tempat kami akan menginap 2 malam, si sopir taksi sempat kaget trus nanya kenapa sampai bisa nginap disana. Kami balik Tanya memangnya ada apa dengan hotel itu. Dia menjawab dengan santai, “ Di Jakarta hotel itu imejnya jelek, tempat mesum” What??? Kami syok banget dengernya…tapi mau gimana lagi, udah terlanjur boking disitu karena murah dan dekat dengan gedung tempat Orientasi…(walau agak serem juga tempatnya tapi dibetah-betahin aja…) untungnya selama nginap disana nggak ada kejadian aneh-aneh…(Pfiuhh…)


Kedua, saat orientasi itu, walau capek tapi senang juga. Bikin aku jadi semangat dan nggak menyesal udah masuk di DJP ini. Motivasinya apalagi kalau bukan karena karir yang menjanjikan dan gaji yang “oke banget” di Depkeu..hehe…(Thanx to God for this blessed)
Selain itu sih gara-gara lihat cowok “bening” disana haha…di antara sekian ribu orang dalam gedung itu ada juga yang “GLG” (baca: Good Looking Guy) Asalnya dari Jogja juga karena pernah lihat mereka waktu urusan administrasi di Jogja. Tapi sayang banget nggak punya kesempatan buat bisa kenalan  (padahal sih gak berani kenalan,hehe..) Tapi ya sudahlah…mudah-mudahan nanti bisa ketemu lagi..haha..ngarep banget nih..:p


Trus di hari terakhir orientasi ternyata jadwalnya molor 1 jam. Yang seharusnya selesai jam 4 jadi molor jam 5 padahal tiket pulang ke Jogja udah dibeli dan harus check in jam 6 di bandara. Alhasil, kami deg-degan nunggu kapan selesainya. Buset deh, pak SekJen lama banget pidato penutupan,bikin kami gelisah di tempat duduk kayak orang ambeien ..begitu selesai penutupan, kami langsung berlarian keluar gedung nyari taksi dan petugas di pintu gedung ngeliatin terheran-heran. Mungkin mereka pikir kami lagi dikejar anjing herder kali ya saking semangat larinya…


Namanya juga Jakarta pasti macet, apalagi jam pulang kerja. Bikin kita jadi tambah takut ketinggalan pesawat. Tapi untung kami sampai di sana sekitar jam setengah 7 sambil lari-lari masuk tempat check in. Ternyata, bukannya langsung berangkat, pesawatnya delay 2 jam…(ugh..)


Yang tadinya gugup dan tegang langsung mencair, kami Cuma bisa duduk menunggu, karena capek. Kalau diingat lagi kejadian lari-lari itu bikin kami jadi ketawa geli.,,ingat kasur di Kost bikin aku simpan dulu capeknya. Nanti aja balas dendam istirahatnya…
Read More ..

Rabu, Desember 17, 2008

Konser Music AIDS Im In Love







Location : GSP UGM

Date : November 28 2008,
Time : 7 p.m

Sibuk antri di depan GSP supaya masuk dalam gedung, berjejal-jejal puluhan bahkan ratusan orang seperti mau pembagian zakat (untung ga sampai terinjak-injak,hehe..) Orang-orang gak ada yang sabar sih…(termasuk aku :p ).

Time: 7.30 p.m
Finally bisa masuk kedalam gedung, tempat duduknya lumayan jelas ke arah panggung, bisa lihat pengisi acaranya sebesar jarum, hehe…(jadi maaf kalau gak ada fotonya, coz kalo difoto gak jelas sih..)

Time : 8 p.m
Pengisi acara di awal yaitu Kelompok musik kontemporer asal yogya yang keren bgt. Menggabungkan unsur musik tradisional dan modern. (Sayang bgt lupa nama grupnya) Setelah itu ada syaharani yang bernyanyi 5 lagu. Penampilannya atraktif dan komunikatif dengan penonton. Tapi jujur aja yang aku tunggu-tunggu belum keluar juga. Jadi nggak sabar. Oya selain itu ada penampilan Butet kertaradjasa yang (lumayan) lucu. Justru partner lawaknya yang lebih lucu.

Time : 9 p.m
Setelah syaharani, ada jeda yang diisi dengan sandiwara ala teater yang pemainnya waria semua. Ceritanya tentang bahaya AIDS sesuai dengan tema acaranya. (aku makin nggak sabar nunggu)

Time :9.30 p.m
Finally! MC Nirina Zubir dan Olga Syahputra keluar. Semua heboh (termasuk aku ). Mereka lucu bgt deh,apalagi Olga yang buka rahasia kalau Nirina mau nikah tgl 7 Februari.(Wah, bs masuk infotainment neh) Oya, sebelum yang ditunggu-tunggu keluar, ada Aji Indonesian Idol yang bernyanyi 2 lagu dengan gaya khasnya ala jazz itu.

Time : 10.30 p.m
Wah…ini dia yang ditunggu-tunggu. Ada Afgan yang malam itu keren bgt. Nggak Cuma penampilan fisiknya yang keren, penampilan panggungnya juga keren. Surprise waktu lihat dia bisa dance dan bergerak sesuai beat musiknya yang cepat. (biasanya kan cool kalo di panggung). Sayang suaranya kalah dengan sound system jadi suara Afgan tenggelam dalam dentuman musiknya. Tapi tetap “sadis” kok.

Time : 11.30 p.m
Setelah Afgan selesai bernyanyi dan ada jeda yang diisi oleh MC, giliran Rio Febrian yang menggoyang GSP. Menghentak di “wanita” dan bikin semua ikut nyanyi “jenuh”. Penampilannya oke bgt. Apalagi backing vokalnya yang dipromosikan Rio di atas panggung sedang jomblo ( diputusin pacarnya sewaktu akan akan berangkat ke Jogja untuk konser)…wah mau dong…

Time : 00.30 a.m
Setelah Itu, sempat jeda sejenak…dan setelah itu yang ditunggu-tunggu sebagai pamungkas konser keluar. Glenn Fredly yang T.O.P B.G.T deh!
He’s so amazing in music. Bisa menyihir orang untuk ikut goyang walau saat itu udah lewat tengah malam (mungkin capek atau ngantuk) Tapi Glenn bikin melek deh..hehe…Dia sempat mengajak kita berdiri “ini bukan seminar, ini konser music. Ayo semua berdiri” Wow…
Setelah kelar menyanyi “terserah”, lalu lagu lainnya, dia duet bareng Rio Febrian yang diakuinya itu yang pertama kalinya sejak 5 tahun lalu. (beruntung bgt yang saat konser itu bisa nonton mereka duet lagi).
Habis itu ditutup dengan kolaborasi Afgan, Aji, Rio dan Glenn nyanyi “lilin-lilin kecil”…

Time : 1.20 a.m
Saatnya pulang. Sungguh pengalaman tak terlupakan. Momentum untuk rileks dari ketegangan karena pagi sebelum konser aku harus ikut tes wawancara Depkeu yang bikin pusing. Konser itu jadi pelepas stress yang bagus. Walau ada sedikit kekurangan tapi konser itu berjalan sukses. Pengisinya semuanya sangat total menghibur. Semoga ada kesempatan lagi untuk nonton konser-konser lainnya. UGM adakan lagi ya! Hehe…
Read More ..

DEMAM TWILIGHT


Kadang-kadang aku geli sendiri...
membayangkan aku masih kayak ABG belasan tahun...maksudnya?

Well, seumuran aku ini (yang udah ada titel di belakang nama,hehe..) masii..h aja nge-fans dengan sesuatu sampai segitu hebohnya...
kalo dulu nge fans gila sama harry potter sekarang nge-fans bgt sama Twilight. Gara-gara novelnya bagus (so romantic...) bikin aku nge bayangin sosok si vampir cakep di novel itu.

Lebih gila lagi waktu tahu bakal dibikin filmnya. And yang jadi pemerannya adalah si Cakep Robert Pattinson (yang jadi Cedric Diggory di film Harry Potter Goblet of Fire). Aku sampai kesemsem pengen nonton. Untungnya di 21 Jogja udah diputar duluan...

Sempat penasaran, gara2 temen yang bilang filmnya bagus. dan lebih sebel lagi harus menunda nonton gara2 harus pulang ke rumah (di luar jawa) ngurusin surat2 administrasi CPNS.

But, balik ke jogja lagi deh...
sempat dapet sial di pagi hari (ban motor bocor, ugh..), akhirnya bisa nonton juga...

Keren
itu kata yang bisa nge gambarin. Filmnya lumayan bagus, tapi yang bikin bagus adalah si pemeran prianya dunk..haha..
Temenku aja sampai "silau" ngelihatnya (lebai bgt nih)..haha...
Well, ternyata aku atau temen2 ku yang udah "kepala dua" lebih sdkt ini masih aja saingan sama ABG belasan tahun...heboh demam twilight dan si Robert Pattinson sampai cari2 di google segala haha...(mulai nyari wallpaper,profil sampai soundtrack filmnya)

FYI, soundtracknya keren2 lho, apalagi linkin park, paramore, dan collective soul. Si Robert juga numpang nyanyi 1 lagu,ternyata gak cuma cakep tapi suaranya lumayan bagus juga,haha...

Ah...Gak apa2 lah..demam twilight ini, mungkin aku atau temanku emang masih punya jiwa ABG yang nggak bisa hilang, (itung2 supaya tetep awet muda selalu,haha..) walaupun kadang saingan sama adikku yang masih SMA. Kadang di protes juga sih ma keluarga, masak udah gede gini masih kayak ABG... Read More ..

Kamis, Desember 04, 2008

Alhamdulilah...

Tanganku gemetaran waktu mengetik di qwerty laptop. Badanku panas dingin saat internet connection modemku lambat banget waktu membuka website. Rasanya sudah nggak sabar lagi. Tangan jadi berkeringat. Ugh..halaman website-nya lama banget terbuka…

Voila! Akhirnya halaman website-nya terbuka. Tanganku makin gemetar waktu aku nge-klik hasil akhir penerimaan CPNS DepKeu itu. Ketika aku scroll down halaman demi halaman nama-nama yang lulus. aku semakin deg-degan. Jantungku rasanya ada di tenggorokan (hiperbolis bgt). Aku udah hampir nangis pasrah ketika nggak lihat namaku. Dan ketika sampai di halaman terakhir…NAMAKU ADA!

Ya Tuhan…aku sampai menahan nangis terharu. Yang pertama aku sms adalah ortuku. Lalu temen-temen yang senasib-sepenanggungan sama aku,hehe…
Nggak menyangka kalau yang awalnya cuma coba-coba malah jadi “destiny”. tapi sekarang bakal ngejalanin serius kok.Mungkin ini takdirku…Dulu cita-citaku pengen kerja di Bank atau jadi akuntan (makanya sekarang kuliah profesi di UGM). Ternyata jalanNya seperti ini.

Terimakasih Tuhan…mungkin aku bukan hamba yang selalu taat,kadang melenceng sedikit (sedikit kok..) tapi aku akan berusaha selalu di jalanMu. Ini adalah rejeki sekaligus ujian (ceileh…). Mudah-mudahan aku bisa menjalaninya dengan baik. (Berikan kekuatan untuk itu…)
Terimakasih buat doa dari orang-orang yang menyayangiku dan care sama aku. Buat yang udah “nodong” minta ditraktir padahal pengumumannya belum keluar, brarti udah mendoakan juga dong ya,hehe…gong shi..thank you..arigato…matur nuwun..(apapun bahasanya…tetap terimakasih artinya ;D )

First thing I should do…hhmmm…nanya ke kampus dulu, coz aku harus resign dari kuliah. (Hiks..padahal udah 3 bulan ngerasain kuliah di UGM ini). FYI, dulu ngidam bgt pengen ngerasain kuliah di sini. Sekarang malah keluar…tapi nggak mungkin aku bisa ngejalanin keduanya sekaligus. Harus ada satu pilihan.
Everything has the consequencies…tiap sesuatu yang kamu pilih selalu ada efeknya (positif or negative) but always think the positive one. (pelajaran moral kalau km baca blog ini,hehe..sok tau…)
So welcome in the new episode of the life…
Read More ..

Kamis, Oktober 23, 2008

Film “August Rush”

Kadang-kadang kita suka men-“judge” suatu film bagus atau nggak dari trailer film atau para pemainnya aja tanpa melihat dulu keseluruhan film.
Hal ini terjadi waktu aku lihat trailer film August Rush. Sempat lihat trailernya setahun yang lalu dari berita di TV tapi nggak ada ketertarikannya. Setelah dapat resensi dari suatu majalah yang bilang film ini bagus, tambahan pula adikku udah nonton dan dia bilang bagus akhirnya aku menyewa filmnya.

Whoaaa…ternyata bagus banget! Alur ceritanya mengalir begitu aja, walaupun ada flashback di setting waktu tapi nggak bikin aku bingung waktu menonton. Bikin penasaran sampai aku nggak mau berhenti sampai filmnya habis. Ditonton sampai berkali-kali aku nggak bosen (berlebihan nggak?). Apalagi musc scoring dan lagu-lagu yang jadi latar adegan-adegan di film ini bagus. (jadi penasaran ada nggak album soundtrack-nya)

Ada beberapa hal yang memang nggak masuk akal kalau beneran terjadi di kehidupan nyata. Tapi secara keseluruhan film ini bikin aku tersentuh tanpa harus mengeluarkan airmata. Bagaimana perjuangan si Evan alias August Rush (Freddie Highmore), 10 tahun, yang percaya kalau orangtuanya masih hidup dan berusaha mencarinya sehingga dia melarikan diri dari panti asuhan tempat dia dibesarkannya. Bakatnya yang besar di seni musik, sifatnya yang suka menyendiri, bikin dia dibilang aneh oleh teman-teman di panti.

Kisah petualangannya dimulai ketika dia lari dari panti asuhan Walden County. Dari perjalanannya, dia menemukan bakatnya yang luar biasa di bidang musik. Belajar gitar otodidak dengan gitar seorang pria jalanan bernama Wizard (Robin Williams), yang memegang kendali terhadap anak jalanan yang dipaksa jadi pengamen di New York. Evan lalu diberi nama August Rush oleh Wizard dan dijadikan pengamen jalanan.

Nggak selesai disitu, ketika sarang Wizard digerebek polisi, Evan kabur dan bersembunyi di Gereja. Seorang anak kecil penyanyi gereja yang tinggal disitu melihat bakat Evan setelah dia memainkan piano dan membuat partitur musik tanpa belajar. Pendeta di gereja itu lalu memasukkannya ke sekolah music Juilliard.
Siapa sangka dia lalu diberi kesempatan bikin konser karena prestasinya yang luar biasa. Sementara itu, sang ibu, Lyla (Keri Russel) baru tahu anaknya masih hidup dari ayahnya, yang berbohong mengatakan anaknya mati padahal membuang Evan ke panti asuhan karena ayah Lyla tidak ingin karier musiknya sebagai Cellist terhambat. Selama 10 tahun pula ia tak bisa bertemu Louis (Jonathan Rhys Meyers) seorang anak band, yang tidak tahu kalau Lyla melahirkan anak mereka.

Seru banget menonton kisah tiga orang yang saling terpaut lewat musik ini. Mereka terus saling mencari satu sama lain dan percaya musik akan mempertemukan mereka. Disatu sisi Evan mencari orangtuanya, di sisi lain Lyla mencari anaknya, sedangkan Louis yang mencari kekasihnya (Lyla) yang sudah 10 tahun nggak ketemu.

Music is all around us. All you have to do is listen…adalah kalimat terakhir Evan di ending film.
Yang bisa dipetik : Musik ternyata mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari dan kalau kita punya rasa percaya dan optimis, nggak peduli kata orang, kita tetap memegang teguh keyakinan itu dan berusaha, maka apa yang kita inginkan pasti akan terwujud.

Two thumbs up deh! (jempol kaki juga dipakai, hehe…)

Pemain : Keri Russel, Freddie Highmore, Jonathan Rhys Meyers, Robin Williams Read More ..

Senin, Oktober 20, 2008

Pelajaran dari film serial “Sex and the City”


Kalau baca judul diatas, jangan langsung nebak kalau ini adalah pelajaran tentang sesuatu hal yang tertulis secara gamblang diatas (hehe..). Tapi tentang pelajaran cinta yang bisa dipetik dari film itu. Tentang kehidupan tokoh Carrie Dkk
Aku dapat artikelnya dari sebuah majalah edisi bulan juli lalu. Ketika kemarin buka-buka majalah itu lagi, aku langsung ingat artikel yang menurutku itu bagus dan bisa disharing buat orang lain.(kutipan dari artikel sudah diubah sedikit)

And here they are…:
Lesson # 1 Jadilah Lajang Bahagia
Kita nggak perlu berkecil hati masih menjadi lajang sementara sahabat-sahabat yang lain sudah punya pacar. Belajarlah dari tokoh Carrie yang tetap bahagia dan menghargai dirinya sendiri. Ketika kita begitu mencintai diri sendiri, kita jadi tambah menarik dan seksi.

Lesson #2 Jangan berubah Demi Pria
Tokoh carrie pernah menjalin hubungan dengan seorang desainer furniture, Aidan. Dia merasa harus berubah demi Aidan dan menuruti semua keinginannya. Dia ingin menjadi perempuan seperti yang Aidan inginkan. Namun usahanya justru membuat dirinya tidak nyaman. Carrie merasa tersiksa. Pada akhirnya dia sadar bahwa Aidan bukanlah pria yang tepat untuknya.
Moral story-nya adalah jangan pernah berubah hanya untuk pria karena itu tidak akan berhasil. Jika dia memang orangnya, dia pasti akan mencintai diri kita apa adanya dan anda tidak perlu capek-capek berubah hanya untuk menyenangkan dirinya.
(Note dari aku : Boleh saja kita berubah tapi untuk sesuatu hal yang menuju kebaikan kita. Tapi kalau berubah menjadi seseorang yang bukan diri kita sendiri lebih baik jangan :) )

Lesson #3 Berani Jatuh Cinta
Bagi sebagian perempuan yang pernah terluka, jatuh cinta adalah hal yang menakutkan. Takut disakiti dan terluka menjadi alas an untuk menghindari jatuh cinta. Film ini mengajarkan bahwa tidak ada yang salah dengan jatuh cinta. Jatuh cinta kemudian patah hati adalah sesuatu yang lumrah terjadi.
Kita tidak akan pernah tahu rasanya jatuh cinta kalau kita tidak pernah merasakan sakitnya patah hati. Kalau kita sedang sakit karena patah hati, segera bangkit dan temukan cinta lagi untuk menyembuhkannya. Itulah yang Carrie lakukan. Karena menurutnya, menemukan seseorang yang kita cintai rasanya sangat luar biasa.
(Note dari aku : Pelajaran inilah yang paling aku suka. Kata-katanya begitu mengena banget! Ada unsur pengalaman pribadi juga sih… :p )

Lesson #4 Biarkan Dia yang Mengejar
Dalam kehidupan nyata, laki-laki memang perlu diberi kesempatan untuk mengejar kita dan dibuat penasaran. Jangan membuat hidupnya terlalu mudah untuk memgejar. Semakin kita terlihat cuek, dia akan semakin semangat mengejar kita. Pada akhirnya dia akan mengorbankan apapun agar bisa bersama.
Lesson #5 Jangan Pernah Abaikan Sinyal.
Sahabat Carrie, Charlotte sangat percaya bahwa mimpinya menjadi kenyataan ketika seorang pria tampan, kaya dan lajang menyelamatkannya dari kecelakaan. Charlotte yakin dialah takdirnya. Padahal sinyal-sinyal bahwa hubungannya tidak akan berhasil sudah terlihat, misalnya dia mempunyai calon mertua yang selalu ikut campur. Tapi dia tidak memperdulikannya. Ketika akhirnya mereka bercerai, Charlotte baru menyadari bahwa sinyal-sinyal itu ternyata benar.
Jadi jangan pernah abaikan sinyal yang memberi peringatan bahwa hubungan tidak akan berhasil di masa depan. Contoh kecil, jika calon mertua terlalu ikut campur dan kita tidak suka, atau kita mencium ketidakjujuran pasangan, sebaiknya pikir-pikir lagi. Pasalnya, masalah itu bakal menjadi duri dalam daging yang akan menjadi batu sandungan dalam kehidupan perkawinan kita kelak.

Lesson #6 Jangan pernah Tinggalkan sahabat
Sahabat terbaik perempuan ya perempuan. Kita boleh saja mempunyai kekasih namun jangan pernah meninggalkan sahabat. Tekadang mereka memang hanya menjadi pendengar yang baik, namun seringkali mereka adalah pendukung setia. Saat kita dikecewakan kekasih, kita akan mencari sahabat.

( bener bgt tuh...)
Read More ..

Sabtu, Oktober 11, 2008

the same old me...

Huaa...

Lama nggak buka blog (emang ada yang mau baca?huehehe..)
Tapi ya sudahlah...
yang penting bisa curhat, tak perduli ada yang baca atau nggak..haha..

Yang jelas,nggak ada cerita seru sih..
Pengen nonton laskar pelangi tapi blm kesampaian. cuma denger ceritanya dari yang udah nonton. Bagaimana serunya mereka antri dari pagi pas tengah hari baru dapet tiketnya untuk yang jam 9 malam! Sampai segitu hebohnya ya??? Ada yang emang penasaran tapi pasti ada juga yang cuma latah ikutan doang...

Ntar deh kalau udah nonton baru bisa komentar tentang filmnya.

About me?
still the same old. Oya, doakan aku ya..hari selasa tgl 14 mau psiko test depkeu nih. Doakan lancar dan bisa lolos ke tahap berikutnya...amin2.. Read More ..

Selasa, September 16, 2008

Kacau...lalu baik lagi...

Ahh...ternyata sesuatu yang baru dijalani belum tentu nggak enak ya..

kadang-kadang kita merasa begitu pada mulanya, maklumlah masih di awal...
tapi kalau dijalani dengan senang dan enjoy, ternyata everything is fine...
Kayak kuliahku di profesi akuntansi, awalnya ngerasa bakal berat banget dijalani. apalagi aku pilih kelas USAP (menuju akuntan publik gitu...) secara ujiannya sussyaahhh (saking susahnya, kata orang). Well, belum lagi aku tinggal di lingkungan baru...secara aku paling susah kalau disuruh adaptasi lagi..(secara aku bukan bunglon gitu,haha...)

Tadinya sempet mikir ini bakalan kacau deh..ternyata dari waktu ke waktu akhirnya membaik kok. kalau ibarat badai, setelah datang lalu cuaca kembali cerah lagi..gitu...

ada rasa kangen dengan hal-hal yang dulu dijalani. tapi kalau selalu mikir yang lalu kapan kita move on, kan?waktu terus berjalan...
aku cuma berharap akhirnya aku bisa nyaman disini, walaupun nggak jadi bunglon (ha?) Read More ..

Senin, Juli 28, 2008

Kungfu Panda

Siapa bilang tidak ada aktifitas dan santai-santai di kost rasanya enak. Kalau itu jadi suatu rutinitas akhirnya bikin bosan juga. Buat refreshing, aku dan temanku jalan-jalan naik bus trans Jogja menuju suatu Mall. Naik bus trans saja sudah jadi pengalaman tersendiri. Bayangkan saja kalau ke Mall Cuma butuh 10-15 menit dari kost kalau naik kendaraan pribadi, pakai bus Trans butuh waktu 1 jam! (harus muter-muter, pindah bus 2 kali sesuai rute) Thank God, aku masih punya stok kesabaran.

Sampai Mall, muter-muter sebentar dan mampir ke Bioskop 21 lihat jadwal film yang sedang diputar. Studio 1 ada Batman, studio 2 ada Kungfu Panda…Huaa…mataku langsung tertuju ke poster film Kungfu Panda. Ternyata temanku juga penasaran sama film itu. Akhirnya, kita antri beli tiketnya. Dan ternyata hampir 70% penontonnya anak-anak. Temanku sampai bilang " Ini film buat anak-anak ya, kayaknya kita jadi anak kecil lagi nih" Aku Cuma menjawab "Ini kan film segala umur bu…" Tapi sempat geli sendiri juga karena "saingan" sama anak-anak.

Filmnya lucu banget, ada aja tingkah si Panda yang bikin ketawa sewaktu dia berusaha jadi pendekar naga sejati. Ada pesan moral juga diselipkan (tapi anak-anak ngerti nggak ya?). Yang lucu juga, baru kali ini sewaktu nonton di bioskop, nggak Cuma harus mendengar celoteh suara ribut anak-anak saat menonton tapi juga sampai membaui aroma balsem (serasa sedang di bis malam! Hahaha…). Kayaknya ada yang nggak kuat sama AC studio kali ya…apalagi kalau aroma balsem itu bercampur dengan bau aroma snack yang dimakan anak-anak itu. Just believe that…hehehe…

Selesai nonton, walaupun capek, kita akhirnya tersenyum juga. Temanku sampai bilang,"baru kali ini aku benar-benar bisa tertawa lagi" Hiperbolis? Nggak juga sih, film kadang-kadang bisa menyelamatkan kita dari krisis ketawa. Read More ..