Perih ini terasa dalam diam
Terombang-ambing dalam kegelisahan
Menapak di dua sisi yang berseberangan
Tak tahu kemana arahnya
Pikiran ini terbelah
Pilihan itu ada tapi tak terambil
Masih nyaman di sudut ini
Menatap gamang rasa itu
Lalu perih itu muncul
Bersamaan dengan bahagia yang nyata
Ah...
Kamu seperti racun
Seperti morfin yang disuntik ke tubuhku
Melayangkan pikiranku ke awang-awang
Tak tersentuh kegelisahan
Lalu terbangun dan semua terasa semu
Diriku terbagi
Andai keberanian itu ada
Menapaki waktu dengan kepastian
Tapi hingga detik ini
Semua masih sama
Tanpa satu sentipun bergerak
Seperti atmosfer tanpa udara
Seperti jarum jam yang berhenti berputar
Tapi selama ada kamu, aku ada...
Read More ..
skip to main |
skip to sidebar

seandainya...
kau bisa kugapai...
kuraih...
kumiliki...
seutuhnya...
Ku tahu aku memiliki hatimu
tapi tidak dengan ragamu
Walau raga kita jauh
Namun hati kita berdekatan
Tapi tetap saja tak bisa untuk ku meraih asa
tentang kita
Tiap waktu kubertahan
dengan perasaan yang terus tumbuh
Entah sampai kapan aku bisa bertahan
Hanya kamu yang bisa mengerti
Memahami aku
Mengingatkanku di kala aku lupa
Menasehatiku di kala aku salah
menertawai segala kecerobohanku
Menyemangati saat aku mulai terpuruk
Mengagumi kelebihan sekaligus kekuranganku
Teman canda dan tawa di sela waktu yang terasa membunuhku
Aku tahu kamu menyayangiku apa adanya...
Dan entah kenapa kita selalu terhubung
seolah-olah ada telepati di antara kita
Kalau begitu, sanggupkah aku pergi merelakanmu
Mengorbankan perasaan yang mengakar ini?
Jika kumemilikimu
Batin ini selalu berteriak, ini salah
Tapi bisakah aku menolak apa yang kamu tawarkan?
Jakarta, 17 Jan 2010
Gambar diambil dari sini Read More ..

This is just a little story in the big journey of life ^___^
RSS Feed
Tampilkan postingan dengan label Mellow-Mellow. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mellow-Mellow. Tampilkan semua postingan
Kamis, Desember 23, 2010
Minggu, Agustus 22, 2010
Ego karena cinta atau cinta menjadi ego?
Jatuh cinta itu indah
Perasaan bahagia yang meluap-luap
Rasa kangen yang menggelegak
saat tak bertemu
Semua menjadi terasa indah berdua
Saling membagi hati, asa dan harapan
Berbagi cerita, suka, dan duka
Tawa dan canda bersama
Lalu apa yang terjadi saat cinta itu terlalu meluap?
Cinta menjadi rasa harus memiliki
Penuh tanpa terkecuali
Mengikatnya erat agar tak pergi jauh...
Cintakah itu? Read More ..
Perasaan bahagia yang meluap-luap
Rasa kangen yang menggelegak
saat tak bertemu
Semua menjadi terasa indah berdua
Saling membagi hati, asa dan harapan
Berbagi cerita, suka, dan duka
Tawa dan canda bersama
Lalu apa yang terjadi saat cinta itu terlalu meluap?
Cinta menjadi rasa harus memiliki
Penuh tanpa terkecuali
Mengikatnya erat agar tak pergi jauh...
Cintakah itu? Read More ..
Minggu, Januari 17, 2010
seandainya.......

seandainya...
kau bisa kugapai...
kuraih...
kumiliki...
seutuhnya...
Ku tahu aku memiliki hatimu
tapi tidak dengan ragamu
Walau raga kita jauh
Namun hati kita berdekatan
Tapi tetap saja tak bisa untuk ku meraih asa
tentang kita
Tiap waktu kubertahan
dengan perasaan yang terus tumbuh
Entah sampai kapan aku bisa bertahan
Hanya kamu yang bisa mengerti
Memahami aku
Mengingatkanku di kala aku lupa
Menasehatiku di kala aku salah
menertawai segala kecerobohanku
Menyemangati saat aku mulai terpuruk
Mengagumi kelebihan sekaligus kekuranganku
Teman canda dan tawa di sela waktu yang terasa membunuhku
Aku tahu kamu menyayangiku apa adanya...
Dan entah kenapa kita selalu terhubung
seolah-olah ada telepati di antara kita
Kalau begitu, sanggupkah aku pergi merelakanmu
Mengorbankan perasaan yang mengakar ini?
Jika kumemilikimu
Batin ini selalu berteriak, ini salah
Tapi bisakah aku menolak apa yang kamu tawarkan?
Jakarta, 17 Jan 2010
Gambar diambil dari sini Read More ..
Rabu, Juli 16, 2008
keinginan...

Melarikan diri…..
Ingin sekali rasanya melarikan diri…dari segala keruwetan.
Isi kepala rasanya seperti jalan yang sedang macet. Mampet dan tidak ada celah sama sekali untuk bisa keluar.
Berbagai pikiran berseliweran. Ingin cepat-cepat menyelesaikan berbagai rencana yang ada dan waktu seolah sudah tidak bersahabat lagi. Keinginan untuk menyelesaikan berbagai rencana itu rasanya seperti diburu oleh rentenir karena utang yang belum dibayar.
Dan waktu benar-benar bikin dag-dig-dug. Kadang rasanya berjalan lambat kadang malah berlari cepat seperti kecepatan cahaya. Hiperbolis kan?
Pikiran sudah ruwet ditambah suasana hati yang tak menentu seperti cuaca yang susah diprediksi. Kadang hujan,tiba-tiba cerah lalu mendung lagi.
Ah…ingin sekali rasanya melarikan diri. Bebas tanpa ada pikiran yang menumpuk untuk merefresh lagi pikiran, jiwa dan tubuh. Kebosanan ini sudah keterlaluan.
Tapi bagaimana mau melarikan diri kalau segala macam permasalahan belum dituntaskan?
Mau melarikan diri saja masih harus memikirkan urusan-urusan lain. Harusnya kalau mau melarikan diri ya dilakukan saja. Tapi tetap saja tidak bisa begitu. Karena yang akan terjadi malah menambah beban pikiran yang hampir overload.
Padahal hati ini sudah benar-benar rindu pulang (baca:melarikan diri dari rutinitas). Pulang ke rumah yang benar-benar rumah. Tempat bisa mencurahkan segala isi hati dan pikiran sembari jalan-jalan di tempat yang masih asri itu. Apalagi kalau bukan keluarga dan kampong halaman. Kalau mendengar lagu Chris Daughtry berjudul I’m going home bisa membuat saya jadi merindukan rumah. Ahh….
Sayang kalau sekarang harus tertunda lebih lama lagi. Sedih juga sih karena mereka sangat mengharapkan saya bisa pulang. Tapi apa dikata, nasi sudah jadi bubur.
Sekarang mau tidak mau harus dijalani. Jangan mengeluh.
Melarikan dirinya nanti saja deh….
Sekarang Cuma dalam pikiran saja dulu….
Read More ..
Ingin sekali rasanya melarikan diri…dari segala keruwetan.
Isi kepala rasanya seperti jalan yang sedang macet. Mampet dan tidak ada celah sama sekali untuk bisa keluar.
Berbagai pikiran berseliweran. Ingin cepat-cepat menyelesaikan berbagai rencana yang ada dan waktu seolah sudah tidak bersahabat lagi. Keinginan untuk menyelesaikan berbagai rencana itu rasanya seperti diburu oleh rentenir karena utang yang belum dibayar.
Dan waktu benar-benar bikin dag-dig-dug. Kadang rasanya berjalan lambat kadang malah berlari cepat seperti kecepatan cahaya. Hiperbolis kan?
Pikiran sudah ruwet ditambah suasana hati yang tak menentu seperti cuaca yang susah diprediksi. Kadang hujan,tiba-tiba cerah lalu mendung lagi.
Ah…ingin sekali rasanya melarikan diri. Bebas tanpa ada pikiran yang menumpuk untuk merefresh lagi pikiran, jiwa dan tubuh. Kebosanan ini sudah keterlaluan.
Tapi bagaimana mau melarikan diri kalau segala macam permasalahan belum dituntaskan?
Mau melarikan diri saja masih harus memikirkan urusan-urusan lain. Harusnya kalau mau melarikan diri ya dilakukan saja. Tapi tetap saja tidak bisa begitu. Karena yang akan terjadi malah menambah beban pikiran yang hampir overload.
Padahal hati ini sudah benar-benar rindu pulang (baca:melarikan diri dari rutinitas). Pulang ke rumah yang benar-benar rumah. Tempat bisa mencurahkan segala isi hati dan pikiran sembari jalan-jalan di tempat yang masih asri itu. Apalagi kalau bukan keluarga dan kampong halaman. Kalau mendengar lagu Chris Daughtry berjudul I’m going home bisa membuat saya jadi merindukan rumah. Ahh….
Sayang kalau sekarang harus tertunda lebih lama lagi. Sedih juga sih karena mereka sangat mengharapkan saya bisa pulang. Tapi apa dikata, nasi sudah jadi bubur.
Sekarang mau tidak mau harus dijalani. Jangan mengeluh.
Melarikan dirinya nanti saja deh….
Sekarang Cuma dalam pikiran saja dulu….
Jumat, Juli 11, 2008
ketika semua tak sama lagi...
Ketika semua menjadi tidak sama lagi...
menjadi tidak sesuai dengan keinginan kita...
Apa yang bisa kita lakukan?
Menggugat Yang Diatas?
Semua mungkin akan ada hikmahnya. Saya berusaha menjalaninya dengan sebaik-baiknya. Hidup ini sebuah pilihan dan dibalik setiap peristiwa menyimpan hikmah yang bisa dipetik dan menjadi pelajaran dalam hidup. Seperti kata penulis novel favorit saya yang berkata, "tidak ada kebetulan di dunia ini. Semua sudah digariskan oleh Sang Pencipta, bahkan tetesan embun yang jatuh dari dedaunan sudah digariskan oleh Nya." Kira-kira seperti itu katanya.
Sebelum merasakan bahagia mungkin harus dibayar dengan rasa sakit atau kesusahan sebelumnya...mungkin kita tidak akan merasakan dan menghargai bahagia jika tidak merasakan sakitnya terlebih dahulu...
Kalau memang sesuatu tidak sesuai dengan keinginan kita. Ada kegagalan, rasa sakit, kesulitan, apapun itu..hadapilah dan berusaha jujur pada diri sendiri...
Believe it...that something happen for the reason...jangan menggugat...hadapi, jalanilah dan percaya bahwa akan ada jawabannya seiring dengan waktu...
Saya juga berusaha untuk melakukan itu. Why not...daripada harus berkubang dalam rasa kecewa karena kegagalan dan keinginan yang belum tercapai. mungkin bukan sekarang tapi nanti....just be patient...dan satu lagi...ikhlas... Read More ..
menjadi tidak sesuai dengan keinginan kita...
Apa yang bisa kita lakukan?
Menggugat Yang Diatas?
Semua mungkin akan ada hikmahnya. Saya berusaha menjalaninya dengan sebaik-baiknya. Hidup ini sebuah pilihan dan dibalik setiap peristiwa menyimpan hikmah yang bisa dipetik dan menjadi pelajaran dalam hidup. Seperti kata penulis novel favorit saya yang berkata, "tidak ada kebetulan di dunia ini. Semua sudah digariskan oleh Sang Pencipta, bahkan tetesan embun yang jatuh dari dedaunan sudah digariskan oleh Nya." Kira-kira seperti itu katanya.
Sebelum merasakan bahagia mungkin harus dibayar dengan rasa sakit atau kesusahan sebelumnya...mungkin kita tidak akan merasakan dan menghargai bahagia jika tidak merasakan sakitnya terlebih dahulu...
Kalau memang sesuatu tidak sesuai dengan keinginan kita. Ada kegagalan, rasa sakit, kesulitan, apapun itu..hadapilah dan berusaha jujur pada diri sendiri...
Believe it...that something happen for the reason...jangan menggugat...hadapi, jalanilah dan percaya bahwa akan ada jawabannya seiring dengan waktu...
Saya juga berusaha untuk melakukan itu. Why not...daripada harus berkubang dalam rasa kecewa karena kegagalan dan keinginan yang belum tercapai. mungkin bukan sekarang tapi nanti....just be patient...dan satu lagi...ikhlas... Read More ..
Langganan:
Postingan (Atom)
Labels
- Buku-Novel (3)
- Curhat-Gak-Penting (15)
- Film (11)
- Fun (8)
- Lagu (4)
- Live or Life (11)
- Loving (5)
- Mellow-Mellow (5)
Mampir ke Sini Yaaa...
About Me
- wiwi
- sensitif/peka, intuitif, pemimpi, independent...sedikit pendiam tapi kalau sudah kenal jadi cerewet, moody.
Blogroll
My Favourite Movie!!
Copyright © WiwiStory. All rights reserved.
Blogger templates created by Templates Block
Wordpress theme by Turtle Host